Paskibraka Bercadar yang Ramai Diperbinjangkan Ini. Ternyata Lokasi Berada Di Daerah Ini.

Paskibraka Bercadar yang Ramai Diperbinjangkan Ini. Ternyata Lokasi Berada Di Daerah Ini.


Warganet ramai memperbincangkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di salah satu SMK muslim di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Foto anggota Paskibraka  bercadar menjadi perbincangan dan jadi viral di dunia maya.
Apalagi setelah diunggah oleh akun Instagram @sahabatmuslimah.
Akun Instagram yang memiliki followers lebih dari 814 ribu itu mengunggah foto Paskibraka bercadar pada Kamis (17/8/2017) malam.

Di bawah foto diberi keterangan bertuliskan asal usul paskibraka bercadar ini yakni dari SMK Al Idrisiyyah di Jl. Raya Ciawi KM 8 No. 79 Jatihurip, Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
"Mashaa Allah.. Petugas Paskibra Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya 17 Agustus 2017 kali ini dari SMK Al Idrisiyyah. Siswi di SMK ini memang sebagian besar berniqob, dan Masha Allah ketika menjadi petugas pun sama sekali tidak melepas Niqob. Dan kalau kita perhatikan lebih jelas, formasinya.. antara ikhwan dan akhwat dipisah. Malah menjadi ciri khas yang sepertinya hanya ada di kita.. belum ada di yang lain. Luarrrbiasaaa... Allahuakbar," tulis @sahabatmuslimah di Instagram.

Hingga berita ini diturunkan, Jumat (18/8/2017) sekitar pukul 15.00 WIB, foto ini di instagram @sahabatmuslimah telah disukai 43,851 like dan dikomentari 631 pengguna instagram.

"Tasik emang kota santri," tulis akun @fitriidr_
"MasaAllah..siapa bilang menggunakan ikhrom gak cinta NKRI," tulis @jamsaritea.
Pada situs resminya http://www.idrisiyyah.or.id/, SMK Al Idrisiyyah memang terlihat pelajar SMK itu umumnya menggunakan cadar.
Hal itu juga bisa dilihat pada akun media sosial resmi di twitter, facebook maupun instagram.
Di twitter misalnya juga terlihat sejumlah anggota Paskibraka bercadar.

Di situs resminya ikut diberitakan bahwa pada Kamis (17/08/2017), Santri Idrisiyyah Islamic Boarding School (IIBS) telah mengibarkan duplikat Sang Merah Putih di Lapangan Lodaya Cisayong Tasikmalaya dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-72.

Sebanyak 25 orang Santri yang tergabung dalam Paskibraka tampil dihadapan Muspika Kecamatan Cisayong dan juga seluruh lapisan masyarakat yang hadir mengikuti Upacara Peringatan HUT RI ke-72.


Menangis

Seorang pria pasukan pengibaran bendera sampai menangis dan menitikan air mata saat peci yang dipakai ketika melakukan pengibaran bendara merah putih HUT ke-72 RI tersangkut di kain bendera.
Insiden kecil terjadi pada saat pelaksanaan upacara HUT ke-72 Republik Indonesia di Stadion Panji Bako, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Kamis (17/8/2017).

Bagaimana bisa peci yang digunakan hingga sangkut dan terbawa bendera sampai ke atas tiang?
Saat hendak mengibarkan bendera Wiliam Simanjorang membentangkan kedua tangannya lebar-lebar hingga melewati batas kepalanya dimana pin pecinya saat itu dipakai sangkut pada kain bendera.

Wiliam pun tidak bisa berbuat apa-apa, pasalnya kedua tangannya saat itu tengah memegang bendera hingga tidak sanggup memungut pecinya kembali saat tersangkut. Lihat videonya di sini:


Alhasil, pecinya pun kemudian terbawa sampai atas tiang. Pecinya tersebut lalu jatuh terhembus angin.
Pantuan Tribun, peci tersebut tersangkut lantaran kain bendera mengenai pin logo burung Garuda.
Akibat insiden ini, masyarakat yang menyaksikan pun bersorak. Bahkan, ada yang tertawa.

Baca Juga



Tidak ada komentar:

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

loading...